Penerimaan Siswa baru Tahun Ajaran 2017 - 2018
Rektor UNJ Bersama Para Pimpinan Labschool YP-UNJ
Layanan kegiatan pembelajaran di Labschool diselenggarakan dengan memperhatikan keberagaman kecerdasan siswa. Pengembangan keberagaman kecerdasan melalui kegiatan pembelajaran baik melalui Intra kurikuler dan Ekstra kurikuler telah melahirkan berbagai prestasi akademik/non akademik baik di tingkat nasional maupun internasional.
Pada hakikatnya anak itu unik, mengekspresikan perilakunya secara relatif spontan, bersifat aktif dan energik, egosentris, memiliki rasa ingin tahu yang kuat, antusias terhadap banyak hal, bersifat eksploratif dan berjiwa petualang, kaya dengan fantasi, mudah frustrasi, dan memiliki daya perhatian yang pendek. Masa anak merupakan masa belajar yang potensial.
SMP Labschool Cibubur - Juara 1 Grand Prix Festival Dancing Catalonia - Spanyol
Kebanggaan menjadi siswa ditandai dengan Labschool menjadi "Rumah Keduaku"
Sinergi Ekosistem Pendidikan menjadikan Labschool lebih bermartabat
Mempelajari kehidupan desa melalui kegiatan Trip Observasi
SMP Labschool Cibubur Juara Lomba Dancing Internasional di Catalonia Spanyol
foto Bersama 

SMP Labschool Cibubur Juara Lomba Dancing Catalonia 2016 di Spanyol

Sebanyak 31 siswa SMP Labschool Cibubur yang tergabung dalam Group Folklore Danadyaksa Budaya berhasil meraih Juara pertama perlombaan Dancing Catalonia 2016 di di Lloret de Mar, Catalonia Spanyol. Selain meraih medali emas di kategori usia 8-16 tahun,mereka juga meraih Grand Prix pada Festival Folklore.
Kejuaraan internasional yang di selenggarakanpada tanggal 20-24 Maret 2016 tersebut diikuti oleh berbagai negara di benua Asia, Afrika, Eropa, Amerika. Hasil kerja keras tim SMP Labschool Jakarta berhasil menggunguli negara-negara raksasa folklore dunia peserta lainnya seperti Rusia, Mesir, Afrika Selatan, Armenia, Israel, Kuba, Belarusia, Uzbekistan, tuan rumah Spanyol dan lain-lain.
Pada lomba tingkat internasional tersebut, group Danadyaksa Budaya  menampilkan empat tarian tradisional nusantara seperti Tarek Pukat dan Ratoh Jaroe dari Aceh, Tari Lenggang Langgak dari Betawi dan Tari Gantar Alak dari Dayak, Kalimantan. Mereka berhasil memukau tim juri setelah membawakan komposisi tari tradisional khas Nusantara dari Betawi dan Kalimantan, serta dua tari tradisional Aceh yang digubah khusus oleh Art Director Doni Yoshinda dan Cheelvy dari sanggar Gantari Gita Khatulistiwa yang menjadi pelatih DBI.
Selamat dan sukses untuk Group Folklore Danadyaksa Budaya, selain membanggakan Labschool Kalian membanggakan Indonesia jg dan membuat bangsa kita sejajar dengan bangsa-bangsa besar lain di dunia. 

 

BERITA TERBARU