Proses Pembentukkan Karakter melalui Trip Observasi
MEMPERINGATI HARI PERDAMAIAN
MENINGKATKAN KEMAMPUAN DENGAN EKSTRAKURIKULER
Belajar menjadi pemimpin masa depan melalui sharing dengan anggota DPR
Isabella Storniolo
NANOTENRI 2014
Foto bersama Pak Arief Rahman   

TAKDIR DAN HARAPAN DI NANOTENRI 2014

Ada yang lain dari SMA Labschool Cibubur pada pagi itu. SMA Labschool Cibubur yang terletak dibilangan Kranggan itu saat itu berubah. Ornamen-ornamen bernuansa Jepang membuat kesan kuat tentang sebuah kegiatan yang akan diadakan oleh siswa dan siswi luar biasa di SMA Labschool Cibubur. Ya, Sabtu, 22 November 2014 yang lalu SMA Labschool Cibubur telah membuat sebuah kegiatan Festival Budaya dan Bahasa Jepang.

Kegiatan yang diberi Nama Natsu no Tengoku Matsuri atau yang disingkat menjadi NANOTENRI itu adalah sebuah festival budaya dan bahasa Jepang yang diadakan oleh siswa dan siswi peserta ekstrakurikuler Bahasa Jepang. Kegiatan ini berisikan berbagai macam kegiatan, mulai dari perlombaan-perlombaan seperti lomba pidato, lomba manga, lomba Costum Player, lomba cerdas cermat dan lomba karaoke. Disamping itu, kegiatan ini juga berisikan penampilan dari kebudayaan-kebudayaan Jepang seperti penampilan perkusi Jepang yang disebut Taiko. Selama kegiatan ini juga menyediakan stand rumah hantu atau yang biasa disebut Obakeyashiki. Dan sebagai penutup dari kegiatan ini, panitia menampilkan sebuah kemeriahan kembang api atau hanabi.

Labschool Cibubur berubah layaknya sebuah sekolah di Jepang dengan berbagai macam kemeriahan di dalamnya. Prof. Arief Rahman, M. Pd. Selaku penasehat Labschool yang berkesempatan hadir dan memberikan sambutan pada kegiatan itu mengatakan bahwa Indonesia harus belajar dari Jepang dalam berbagai macam hal. “Jepang adalah salah satu negara maju yang memiliki etos kerja dan keberhasilan yang luar biasa. Dan acara hari ini adalah bukti bahwa kita bisa mengambil nilai positif yang ada di negara ini”. Tambah Pak Arief. Ganbatte Ninkoku SMA Labschool Cibubur. (Fjr)

 

BERITA TERBARU