Salah satu siswa sedang membaca al-quran dalam kegiatan MOS
Salah satu siswa peserta pelantikan ekstrakurikuler Pramuka yang sedang dilantik dan siap mengamalkan Dasa Dharma Pramuka
Dua pilar utama dari Tujuh Nilai Dasar Labschool, yaitu Berdaya Juang Kuat dan Mandiri dalah dua nilai yang sering dikumandangakan secara ceremonial
Penyambutan kepada siswa baru oleh Kepala SMP Labschool Kebayoran Bapak Ukim KOmarudin di acara Labs Fresh School Day
Kegiatan Student Exchange di SMP Labschool Kebayoran yang melibatkan siswa asing
Acara ACEX 2015 di SMP Labschool Kebayoran yang memadukan unsur sportivitas, pendidikan dan kecintaan kepada budaya
Unjuk kebolehan siswa SMP Labschool Kebayoran sekaligus mempromosikan Ekstra Kurikuler (Ekskul) yang mereka ikuti
Kegiatan Student Exchange di SMP Labschool Kebayoran yang melibatkan siswa asing
Partisipasi SMP Labschool Kebayoran dalam The 23rd World Scout Jamboree 2015
 4
 Oleh: Quinta AllayaEmirsyah, Siswi9A, Peserta
Sebanyak 17 siswa beserta satu orang guru pendamping dari SMP Labschool Kebayoran berkesempatan untuk mengikuti ‘The 23rd World Scout Jamboree 2015’yang pada tahun ini diselenggarakan di Kirara Hama, Yamaguchi-Jepang. Jambore dunia adalah sebuah ajang yang diadakan setiap 4 tahun sekali oleh World Organization of Scouting Movement dan diikuti oleh lebih dari 40.000 anggota pramuka dari seluruh dunia, menjadikannya sebuah acara terbesar berkumpulnya para boy/girlscouts.SMP Labschool Kebayoran tergabung dalam kontingen Indonesia yang berjumlah 462 orang. Jambore dunia tahun 2015 ini dilaksanakan mulai dari tanggal 28 Juli sampai dengan 8 Agustus 2015. Selama berada di Kirara Hama, para peserta mengikuti banyak sekali aktivitas, diantaranya yaitu:Peace Programme, Community Programme, Nature Programme, Global Development Village (GDV), Culture Programme, Water Activity, Science Programme dan Faith and Beliefs. Para peserta juga sempat mengunjungi beberapa kota lain untuk melakukan kegiatan seperti kota Hiroshima dan Ube.Sangat banyak manfaat yang bisa para peserta ambil setelah mengikuti ajang ini, akan tetapi ada dua pelajaran berharga yang akan selalu para peserta ingat. Pertama, para peserta belajar bahwa ada banyak sekali orang-orang dari seluruh dunia  yang memiliki gaya hidup serta budaya yang berbeda dengan orang Indonesia. Para peserta harus saling menghargai serta menghormati perbedaan satu sama lain dan tidak menjadikan hal tersebut sebagai alasan untuk bermusuhan. Once you understand and appreciate other people’s cultural backgrounds, then you can also connect with them more.Kedua, para peserta melihat bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia sangat dihormati dan dipandang oleh negara-negara lain selama berada di Jepang sehingga sebagai seorang warga negara Indonesia, kita semua harus turut bangga. Kita tidak boleh meremehkan atau menganggap rendah negara sendiri karena semangat anak-anak bangsa saat berada di jambore dunia yang lalu terbukti mengguncang seluruh dunia. Seperti apa yang John F. Kennedy bilang,“ask not what your country can do for you; ask what you can do for your country.

 

BERITA TERBARU